Maroko memiliki tradisi kuliner yang dikenal melalui perpaduan rempah aromatik, daging yang dimasak perlahan, sayuran, kacang-kacangan, dan berbagai jenis roti. Negara di Afrika Utara ini mempunyai sejarah pertemuan budaya Amazigh (Berber), Arab-Andalusia, dan Yahudi yang turut membentuk karakter masakannya. Keunikan makanan Maroko terlihat dari penggunaan bahan seperti jintan, ketumbar, kayu manis, kunyit, saffron, jahe, dan ras el hanout. Rempah-rempah tersebut tidak selalu digunakan sekaligus, melainkan dipilih berdasarkan jenis hidangan dan karakter rasa yang ingin dihasilkan. Teknik memasak juga menjadi bagian penting. Ada makanan yang dimasak dalam wadah tanah liat tertutup, daging yang membutuhkan waktu berjam-jam hingga empuk, serta adonan semolina…